Banyak sekali masyarakat yang menyadari tingginya biaya pengobatan menggunakan asuransi kesehatan sebagai jalan keluarnya. Yap, memang semakin hari biaya berobat semakin mahal. Jangankan untuk penyakit yang kritis, untuk penyakit standar seperti batuk akibat radang tenggorokan saja, biaya berobatnya terus menerus naik. Dari mulai biaya dokter, hingga biaya obat-obatan. Karena itulah, banyak orang yang terkadang lebih memilih menggunakan obat-obatan warung biasa atau bahkan membiarkannya begitu saja, ketikasedang terkena penyakit ini.

Namun, tentunya hal ini tidak bisa dilakukan jika penyakit yang diderita adalah penyakit yang cukup serius. Misalnya saja, penyakit tifus atau DBD. Kedua penyakit ini tidak terlalu berbahaya jika mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. Hanya saja, penanganan ini harus dilakukan oleh dokter spesialis,yang artinya biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Itu baru penyakit yang bisa dikatakan masih kelas menengah, apalagi penyakit yang lebih parah lagi. Disaat seperti inilah, asuransi kesehatan sering kali dimanfaatkan.

Sayangnya, ternyata tidak semua klaim asuransi ini diterima. Terkadang, perusahaan asuransi menolak klaim asuransi dengan berbagai alasan, yang ternyata penolakan ini memang akibat dari kurangnya kewaspadaan kita saat memilih asuransi. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  • Riwayat penyakit

Banyak perusahaan asuransi yang menolak klaim asuransi kesehatan untuk pengobatan penyakit yang sudah diderita, sejak sebelum menjadi pemegang polis. Misalnya saja, pemegang polis sudah pernah terkena serangan stroke beberapa tahun sebelum mendaftar asuransi. Meskipun jaraknya sudah sangat lama, namun tetap saja penyakit ini dianggap sudah ada. Biasanya, perusahaan asuransi tidak akan mau meng-cover biaya pengobatan untuk penyakit ini ketika suatu saat kembali kambuh. Kecuali, jika pada awal pendaftaran asuransi, pemegang polis sudah terlebih dahulu menceritakan kondisi riwayat penyakitnya.

  • Penyakit kritis

Ingatlah bahwa asuransi kesehatan dengan asuransi untuk penyakit kritis itu berbeda. Sayangnya, banyak orang yang salah mengira dan menganggap bahwa asuransi kesehatan yang mereka miliki dapat digunakan untuk membiayai pengobatan mereka saat terkena penyakit kritis. Memang, beberapa perusahaan asuransi memberikan kesempatan klaim pada pemegang polisdengan penyakit kritis, namun hal ini hanya berlaku jika pemegang polis membeli paket asuransi tambahan untuk penyakit kritis.

mediaLAINNYABanyak sekali masyarakat yang menyadari tingginya biaya pengobatan menggunakan asuransi kesehatan sebagai jalan keluarnya. Yap, memang semakin hari biaya berobat semakin mahal. Jangankan untuk penyakit yang kritis, untuk penyakit standar seperti batuk akibat radang tenggorokan saja, biaya berobatnya terus menerus naik. Dari mulai biaya dokter, hingga biaya obat-obatan. Karena...Media kumpulan artikel informasi dan tips