Kerap kali kita mendengar hipotermia yang dialami oleh para pendaki gunung, namun perlu diketahui bahwa hipotermia dapat dialami siapa saja dan dimana saja,termasuk pada korban banjir.

Awal 2020 ketika Jakarta dilanda banjir, ada berita mengenai meninggalnya 3 orang korban banjir yang disebabkan oleh hipotermia.Mengapa banjir dapat begitu membahayakan sampai seseorang terkena hipotermia?

https://www.sehatq.com

Mari kita mengenal hipotermia terlebih dahulu.Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35oC. Ketika suhu tubuh di bawah normal suhu normal, yaitu 37 derajat celcius, fungsi sistem saraf dan organ tubuh akan mengalami gangguan. Jika tidak segera dapat ditangani, hipotermia dapat menyebabkan gagal jantung, gangguan sistem pernapasan, dan bahkan kematian pada tahap kronisnya.

Kondisi ataupun keadaan yang dapat menyebabkan seseorang terkena hipotermia :

  1. Terlalu lama berada di tempat yang dingin
  2. Terlalu lama memakai pakaian basah
  3. Terlalu lama berada didalam air
  4. Kelelahan(Ini dapat terjadi pada korban banjir yang secara fisik kelelahan karena memindahkan barang, dan tidak dapat beristirahat dengan maksimal)

Hipotermia sendiri ada 3 Tahap:

  1. Tahap Ringan

Hipotermia pada tahap ini bila suhu tubuh berada di kisaran 32–35 derajat Celsius. Gejala yang ditimbulkan pada tahap ringan ini , antara lain adalah:  tekanan darah tinggi, badan menggigil (Gejala menggigil sebenarnya adalah pertanda baik bahwa sistem regulasi panas tubuh seseorang masih aktif), detak jantung ,  pembuluh darah menyempit, kelelahan, napas menjadi cepat,  serta kurang koordinasi.

 

  1. Tahap Sedang

Hipotermia memasuki tahap sedang bila suhu tubuh menurun menjadi sekitar 28–32 derajat Celsius. Gejala hipotermia pada tahap ini, antara lain detak jantung tidak teratur, pernapasan menjadi lambat,  tingkat kesadaran menurun, pupil mata melebar, tekanan darah menurun, dan refleks tubuh menjadi menurun.

 

  1. Tahap Parah

Hipotermia pada tahap ini, suhu tubuh kurang dari 28 derajat Celsius. Jika kondisi ini terjadi sangat dibutuhkan pertolongan medis secepatnya. Gejalanya antara lain adalah : sulit bernapas, pupil tidak reaktif, gagal jantung, edema paru dan henti jantung. Ketika seseorang sudah sampai pada tahap ini ia sudah tidak sadar dengan apa yang ia lakukan atau lingkungan yang ada di sekitarnya.

Jika gejala-gejala diatas Anda temukan dilingkungan Anda yang sedang terkena banjir, maka segera lakukan pertolongan pertama, seperti berikut ini:

  1. Segera ganti pakaian yang basah dengan pakaian yang kering, pakaian jenis wool akan sangat membantu
  2. Pindahkan ke tempat yang kering dan tidak berangin
  3. Anda dapat menutupi seluruh tubuh dan kepalanya dengan selimut hingga hanya wajah yang tersisa.
  4. Berikan kompres air hangat didala botol plastik, atau handuk kakin yang dipanaskan dengan pengering. Kompres hanya pada bagian leher, dada, atau selangkangan
  5. Berikan makanan yang mengandung gula dan minuman hangat
  6. Bila diperlukan, Anda dapat melakukan CPR

Hal yang dilarang dilakukan pada korban hipotermia:

  1. Jangan memberikan minuman beralkohol ataupun mengandung kafein
  2. Jangan gunakan bantal atau lampu pemanas untuk menghangatkan tubuh korban, karena hal ini dapat menyebabkan detak jantung korban menjadi tidak teratur atau bahakn berhenti
  3. Jangan melakukan gerakan memijat, menggosok atau gerakan berlebihan lainnya karena hal tersebut juga dapat memicu jantung berhenti
  4. Jangan memasukkan ke bak mandi air panas

Info Penyakit menjadi sangat penting sehingga kita dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, begitu juga info mengenai hipotermia diatas.

https://www.mediaartikel.com/wp-content/uploads/2021/05/hipotermia-1550805241.jpghttps://www.mediaartikel.com/wp-content/uploads/2021/05/hipotermia-1550805241-290x145.jpgmediaINFO KESEHATANKESEHATANKerap kali kita mendengar hipotermia yang dialami oleh para pendaki gunung, namun perlu diketahui bahwa hipotermia dapat dialami siapa saja dan dimana saja,termasuk pada korban banjir. Awal 2020 ketika Jakarta dilanda banjir, ada berita mengenai meninggalnya 3 orang korban banjir yang disebabkan oleh hipotermia.Mengapa banjir dapat begitu membahayakan sampai seseorang...Media kumpulan artikel informasi dan tips