Film Goosebumps yang sudah tayang pertengahan Oktober lalu, membuat kita kembali mengingat nama R. L. Stine. Penulis novel

R. L. Stine
R. L. Stine

misteri dan horror itu memang sudah lama melanglang buana di dunia penerbitan buku. Tidak terhitung lagi berapa jumlah karyanya yang bisa dinikmati oleh para pembaca. Seperti apa ya ruang kerja Stine sehingga ia bisa berkreasi dengan produktif? Well, siapa sangka kalau ruang kerja penulis yang akrab dengan para monster ini penuh dengan mebel kayu jati? Simak liputan lengkapnya dalam artikel berikut ini!

 

 

 

 

Memasuki ruang kerja R. L. Stine, kita akan dihadapkan dengan sebuah ruangan bernuansa gelap dan furnitur kayu jati di sana-sini. Sebuah

R. L. Stine
R. L. Stine

karpet berwarna hitam dengan aksen abu-abu terhampar di bawahnya. Dindingnya dicat dengan warna salem dan dipenuhi dengan poster-poster film animasi horror yang sempat naik daun pada tahun ‘90-an. Sepintas, ruangan ini tampak suram dan tidak ada sentuhan kehangatan. Jika bagi sebagian orang ruang kerja haruslah didesain dengan senyaman dan seceria mungkin untuk menaikan semangat bekerja, maka konsep ini justru bertentangan dengan idealisme R. L. Stine. Konon, R. L. Stine sengaja mendesain ruang kerjanya dengan tone dan suasana yang agak gloomy untuk memengaruhi mood menulisnya.

 

 

Di sudut ruang kerjanya, R.L.Stine memasang rak buku besar yang terbuat dari kayu untuk menyimpan koleksi buku-bukunya. Sebagian

R. L. Stine
R. L. Stine

besar dari koleksinya memang dipenuhi dengan karya miliknya, namun Stine juga tidak lupa menambahkan buku-buku yang ia sukai di sana. Di dalam rak buku tersebut, terdapat pula beberapa pigura foto yang berisi foto keluarga, dirinya, dan juga beberapa momen yang ia kenang. Selain rak buku yang terbuat dari kayu jati, rak pajangan dan meja kerja Stine juga terbuat dari kayu yang sama. Di atas meja jati yang terdapat di tengah-tengah ruangan, Stine menyimpan laptopnya, alat tulis, dan beberapa notes. Di tempat inilah Stine sering menuangkan imajinasinya dalam bentuk tulisan. Ia juga melengkapi ruang kerjanya dengan printer agar tidak perlu repot ketika hendak mencetaknya.

Yang mengagetkan, meski Stine sudah menempelkan poster-poster film horror di dinding ruang kerjanya, ternyata hal tersebut belumlah cukup baginya untuk membangun nuansa misteri. Stine bahkan menambahkan miniatur monster-monster di sudut ruangannya. Hii, menyeramkan, ya! (Tr)

mediaFILMSHOWBIZfilm goosebumps,goosebumps,goosebumps novel,R. L. StineFilm Goosebumps yang sudah tayang pertengahan Oktober lalu, membuat kita kembali mengingat nama R. L. Stine. Penulis novel misteri dan horror itu memang sudah lama melanglang buana di dunia penerbitan buku. Tidak terhitung lagi berapa jumlah karyanya yang bisa dinikmati oleh para pembaca. Seperti apa ya ruang kerja Stine sehingga ia...Media kumpulan artikel informasi dan tips