Untuk kamu yang sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, investasi merupakan sesuatu yang harus dimulai sejak dini dan pasti dilakukan demi jaminan kenyamanan di masa depan. Nah, salah satu instrumen investasi yang banyak dijadikan pilihan oleh masyarakat adalah reksa dana. Memang, reksa dana memiliki berbagai jenis produk dengan keunggulan masing-masing dari segi keuntungan dan risiko. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak yang memilih reksa dana sebagai instrumen investasi mereka karena bisa dipilih sesuai kebutuhan. Namun demikian, untuk kamu yang masih belum mengerti benar mengenai reksa dana, coba pahami beberapa hal ini dulu sebelum terjun ke investasi reksa dana!

  1. Tentukan tujuan dan jangka waktu investasi. Sebelum mulai investasi reksa dana, tentu kamu harus tahu
    investasi reksadana
    investasi reksadana

    tujuan apa yang ingin kamu capai sebagai investor. Jika kamu sudah sadar betul dengan tujuan investasi, kamu akan tahu produk investasi seperti apa yang bisa kamu coba. Dengan menentukan tujuan investasi, maka kamu juga bisa mengukur jangka waktu investasi dan seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.

  2. Pilih jenis dan manajer investasi reksa dana. Kamu sudah tahu tujuan investasi dan jangka waktu yang dibutuhkan untuk investasi tersebut. Kini, saatnya kamu menentukan jenis investasi dan manajer reksa dananya. Perlu kamu ketahu, dalam investasi reksa dana ada beberapa jenis reksa dana yang return dan risikonya berbeda-beda. Adalah tugas kamu untuk menentukan jenis investasi mana yang cocok untukmu. Jangan lupa untuk tetap teliti dan jeli dalam memilih manajer investasi karena merekalah yang akan mengelola produk investasi kamu.
  3. Paham prospektur reksa dana. Prospektus reksa dana sendiri merupakan detail produk dari reksa dana. Di sini tertulis informasi produk seperti biaya transaksi, pengalihan unit penyertaan reksa dana, serta komposisi aset portofolio. Tidak hanya itu, manajer investasi yang mengelola produk investasi kamu pun juga akan memberikan prediksi mengenai tren ekonomi yang berkaitan dengan pengelolaan reksa dana dalam portofolio ini. Untuk itu, kamu sebagai investor harus paham benar dengan prospektur reksa dana ini, ya.
  4. Lihat return dan risiko reksa dana. Untuk kamu yang belum tahu, return sendiri merupakan keuntungan yang akan diterima sementara risiko merupakan kerugian yang akan kamu alami saat berinvestasi reksa dana. Patut diingat bahwa dalam setiap investasi, risiko berbanding terbalik dengan return. Jadi, semakin tinggi risiko maka potensi return juga akan semakin besar. Oleh sebab itu, ada istilah high risk high return dalam dunia investasi.

Itu dia yang harus dipahami dan dilakukan sebelum kamu terjun dalam investasi reksa dana. Jadi, pikirkan matang-matang dulu sebelum mulai investasi ya. Semoga bermanfaat!

mediaBISNISEkonomiaartikel reksadsana,reksa danaUntuk kamu yang sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, investasi merupakan sesuatu yang harus dimulai sejak dini dan pasti dilakukan demi jaminan kenyamanan di masa depan. Nah, salah satu instrumen investasi yang banyak dijadikan pilihan oleh masyarakat adalah reksa dana. Memang, reksa dana memiliki berbagai jenis produk dengan keunggulan...Media kumpulan artikel informasi dan tips