Di negeri asalnya, India, Punjabi merupakan sebutan untuk orang asli propinsi Punjab yang berada di perbatasan Pakistan dan India. Orang-orang Punjabi ini terkenal dengan keberaniannya dalam melindungi orang yang lemah dan negaranya dari serangan negara lain di masa lalu. Beda India beda Indonesia. Punjabi in Indonesia memiliki arti yang berbeda. Mendengar kata Punjabi, maka kita akan teringat dengan sinetron atau film bioskop.

Ya, ini tidak mengherankan karena produser sinetron dan film Indonesia yang sukses saat ini datang dari keluarga Punjabi. Siapa yang tidak kenal dengan nama Manoj Punjabi, Raam Punjabi, Gobind Punjabi, dan Dhamo Punjabi? Keempatnya merupakan produser sinetron dan film layar lebar yang sudah sangat terkenal di Indonesia. Raam Punjabi bahkan memiliki julukan sebagai Bapak Sinetron Indonesia karena kiprahnya dalam melahirkan puluhan bahkan ratusan judul sinetron

manoj punjabi
                                 manoj punjabi

Indonesia di  bawah naungan Multivision Plus, perusahaan perfilman yang didirikan olehnya.

Dari namanya, maka kita sudah bisa tahu bahwa keempatnyanya masih memiliki hubungan darah.  Raam, Gobind, dan Dhamo Punjabi merupakan kakak beradik, sementara Manoj Punjabi merupakan anak dari Dhamo Punjabi. Keterlibatan keempatnya di dunia sinetron dan perfilman Indonesia dimulai pada tahun 1967 ketika Raam, bersama dengan Dhamo dan Gobind Punjabi mendirikan perusahaan importir film. Dari situ, mereka pun mendirikan perushaan film, PT Parkit Film di tahun 1981. Lewat Parkit Film mereka berhasil membawa trend film bertemakan komedi berkembang di Indonesia.  Dari sana munculah kompetisi antara antara film box office vs film festival dimana para produser film professional dan amatir mulai gencar membuat film yang bermutu untuk mendapatkan gelar film box office atau film festival terbaik.

Ketika dunia perfilman di Indonesia terpuruk pada tahun 1989, Punjabi bersaudara tidak kehilangan akal dan beralih ke media layar kaca, atau sinetron. Dari sini, lahirlah PT Tripar Multivision Plus pada tahun 1990 yang berhasil menghasilkan ratusan sinetron dan film hingga saat ini. Perpecahan kemudian terjadi pada tahun 2003 ketika Dhamo Punjabi hengkang dari Multivison Plus dan mendirikan production house sendiri—MD Entertainment—bersama sang anak, Manoj Punjabi.

Darah seni dan bisnis yang mengalir di keempat memang sangat kental, terlihat dari kesuksesan Punjabi bersaudara dalam menjalankan perusahaan miliknya masing-masing. Multivision Plus masih tetap berkiprah melahirkan berbagai judul sinetron dan film Indonesia. Sementara MD Entertainment, meski masih baru, namun telah memiliki segudang prestasi dari sinetron dan film yang diproduksinya. Sebut saja Cinta Fitri sebagai sinetron terpanjang di Indonesia atau Ayat-ayat Cinta, film Indonesia yang berhasil mengalahkan rekor Titanic sebagai film dengan penonton terbanyak di Indonesia. (raw)

 

mediaSELEBRITASSHOWBIZfilm indonesia,keluarga punjabi,manoj punjabi,sinetron indonesiaDi negeri asalnya, India, Punjabi merupakan sebutan untuk orang asli propinsi Punjab yang berada di perbatasan Pakistan dan India. Orang-orang Punjabi ini terkenal dengan keberaniannya dalam melindungi orang yang lemah dan negaranya dari serangan negara lain di masa lalu. Beda India beda Indonesia. Punjabi in Indonesia memiliki arti yang...Media kumpulan artikel informasi dan tips