Musim hujan tiba, ada baiknya Anda segera memeriksa kelebihan dan kekurangan asuransi mobil all risk yang Anda gunakan, untuk mengetahui apakah terdapat manfaat asuransi banjir di dalamnya. Jika manfaat ini ada,bisa dibilang Anda telah siap menghadapi kedatangan musim ini. Sebab, pemilik mobil hanya perlu menghubungi pihak asuransi sebagai langkah pertama yang harus dilakukan saat mobil terendam banjir. Akan tetapi, bagi yang tidak menggunakannya, ini akan menjadi hal yang menyulitkan. Apalagi, jika banjir cukup tinggi dan merendam hampir seluruh body mobil. Hmm.. bisa dibayangkan dong berapa biaya yang harus

mobil terendam banjir
mobil terendam banjir

dikeluarkan untuk perbaikannya?

Yap, memang masalah banjir ini merupakan masalah yang cukup rumit, dan hampir tidak bisa dihindari. Lalu bagaimana dong jika tidak menggunakan asuransi mobil untuk banjir? Membiarkan mobil dalam kondisi kotor akibat terendam banjir juga tidak mungkin kan? Bisa-bisa malah jadi semakin parah. Nah, untuk Anda yang mengalami hal ini, setidaknya ada beberapa hal utama yang harus Anda lakukan setelah banjir yang merendam mobil Anda mulai surut, yaitu:

  • Pembersihan

Siram seluruh body mobil dengan air bersih. Jika banjir benar-benar merendam hingga bagian dalam mobil, maka usahakan juga untuk melakukan pembersihan pada bagian dalam mobil. Air banjir yang kotor biasanya akan meninggalkan bekas jika dibiarkan terlalu lama. Apalagi, bagian yang memungkinkan untuk air masuk dan merembes ke dalamnya, misalnya seperti jok mobil. Bahkan, meskipun Anda segera memersihkan sesaat setelah banjir surut, jok mobil ini tetap saja akan sulit untuk dibersihkan. Apalagi, jika Anda menunda-nuda untuk pembersihannya, bisa-bisa noda sisa banjir akan menempel dan tidak mau hilang.

  • Pengeringan

Setelah Anda menyiram seluruh body mobil dengan air bersih, lakukan proses pengeringan. Jika Anda memiliki kompresor, Anda bisa menggunakannya untuk membantu proses ini, khususnya untuk bagian yang tersembunyi sehingga tidak bisa Anda keringkan dengan lap. Namun, jika Anda tidak memiliki kompresor, Anda bisa menggunakan hair dryer untuk proses ini.

  • Kuras oli dan tangki bahan bakar

Selanjutnya, Anda harus menguras oli serta tangki bahan bakar. Saat mobil terendam banjir, tidak menutup kemungkinan air banjir tersebut masuk ke dalam tangki oli ataupun bahan bakar. Hal ini tentunya dapat merusak mesin mobil jika air banjir tersebut tidak dikeluarkan dan tangki tidak dibersihkan.

Untuk Anda yang mungkin tidak memiliki waktu untuk mengurus kendaraan sendiri pasca terendam banjir, mungkin bisa menyerakannya pada bengkel. Namun, jangan pernah menyalakan mobil pasca terendam banjir, meskipun Anda sudah yakin bahwa mesin telah benar-benar kering. Sebaiknya, pindahkan mobil dengan cara mendorongnya (jika bengkel cukup dekat), atau dengan menariknya menggunakan kendaraan lain.

Semoga informasi di atas bermanfaat. (Vita)

mediaMOBILOTOMOTIFasuransi mobil,kerusakan mobil,mobil terendam banjirMusim hujan tiba, ada baiknya Anda segera memeriksa kelebihan dan kekurangan asuransi mobil all risk yang Anda gunakan, untuk mengetahui apakah terdapat manfaat asuransi banjir di dalamnya. Jika manfaat ini ada,bisa dibilang Anda telah siap menghadapi kedatangan musim ini. Sebab, pemilik mobil hanya perlu menghubungi pihak asuransi sebagai langkah...Media kumpulan artikel informasi dan tips