Ada beberapa alasan mengapa seseorang menjual spare part alat berat bekas pakai yang sudah tidak digunakan lagi. Bisa karena alasan ekonomis, bisa juga karena mereka baru saja menggantinya dengan yang baru. Seringnya, suku cadang tersebut pun masih dalam keadaan bagus dan kondisinya masih prima. Nah, jika Anda tengah mengalami kondisi yang sama dengan penggambaran tersebut, sebaiknya Anda harus mulai mempertimbangkan untuk menjual suku cadang tersebut ke pihak lain. Meski Anda sudah tidak membutuhkannya, bukan berarti orang lain tidak membutuhkannya. Hmm, tapi bagaimana ya cara menjual suku cadang bekas?

  1. Pertama, periksa kembali suku cadang alat berat yang ingin Anda jual: apakah kondisinya memang bagus? Apakah alat ini masih bisa digunakan? Pastikan bahwa suku cadang yang Anda jual masih dalam kondisi bagus sehingga orang yang membelinya tidak merasa tertipu.
  2. Di era serba digital seperti sekarang, cobalah untuk menjualnya secara daring. Anda bisa mendaftar dan membuka toko digital Anda melalui pasar online dan e-commerce yang sedang tren sekarang ini. Jangan lupa gunakan tags atau penanda agar bisa dijangkau oleh banyak orang. Tidak hanya lewat e-commerce, Anda juga bisa mempromosikan barang dagangan Anda melalui instagram, twitter, ataupun facebook.
  3. Tulis spesifikasi spare part alat berat yang Anda jual sejelas-jelasnya. Setelah toko daring Anda sudah jadi, kini saatnya mengiklankan
    Alat berat
    Alat berat

    barang dagangan Anda. Sebagai penjual yang baik, Anda pun harus menceritakan kondisi suku cadang yang Anda jual dengan jelas tanpa ada yang ditutup-tutupi. Calon pembeli memiliki hak untuk tahu seperti apa kondisi suku cadang yang Anda jual.

  4. Cek harga pasaran. Biasanya, pasar memiliki standar harga tersendiri tentang suku cadang alat berat. Jangan sampai Anda menjualnya terlalu mahal karena tidak akan ada yang mau membeli dan jangan pula terlalu murah karena Anda akan rugi.
  5. Jaga reputasi. Jika suku cadang yang Anda jual berhasil menemukan pembelinya, berlakulah dengan sopan dan sabar. Selalu kirimkan barang sesuai janji, atau beberapa jam setelah pembeli mentransfer uang untuk membeli barang dagangan Anda. Hal ini memang terkesan sederhana, tapi reputasi Anda di mata pembeli adalah segalanya. Jika pembeli puas dengan pelayanan Anda, maka ia pun tidak akan ragu lagi untuk membeli barang dagangan Anda di kemudian hari.

Daripada suku cadang bekas ini dibiarkan menumpuk di sudut gudang, lebih baik dijual untuk menghasilkan profit, bukan? (Tr)

mediaLAINNNYAalat berat,spare part alat beratAda beberapa alasan mengapa seseorang menjual spare part alat berat bekas pakai yang sudah tidak digunakan lagi. Bisa karena alasan ekonomis, bisa juga karena mereka baru saja menggantinya dengan yang baru. Seringnya, suku cadang tersebut pun masih dalam keadaan bagus dan kondisinya masih prima. Nah, jika Anda tengah mengalami...Media kumpulan artikel informasi dan tips