Siapa yang tidak akan kecewa dan hancur hatinya ketika hendak mengajukan klaim asuransi jiwa namun ternyata kemudian ditolak oleh perusahaan asuransi. Ya, meski kita melakukan pembayaran premi dengan tepat setiap bulannya, perusahaan asuransi masih bisa menolak pengajuan klaim yang dilakukan. Tentunya, penolakan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi ini ada alasan dan penyebabnya.

Berikut beberapa alasan yang bisa menjadi penyebab ditolaknya klaim asuransi jiwa oleh perusahaan asuransi, di antaranya:

Material misstatement/misrepresentasi material

Material misstatement atau misrepresentasi material adalah kondisi ketika ditemukan data yang tidak cocok antara kenyataan dengan yang terdapat pada perusahaan asuransi. Misalnya menyembunyikan penyakit yang diderita, memalsukan pekerjaan, umur, dan lain sebagainya. Bila saat proses klaim asuransi ditemukan kesalahan atau perbedaan data ini maka perusahaan asuransi berhak untuk tidak mengabulkan atau menolak klaim yang diajukan.

Penyebab kematian yang berbeda dari perjanjian

Beda perusahaan tentunya juga memiliki perbedaan dalam aturannya. Misalnya saja beberapa perusahaan ada yang tidak meng-cover untuk kematian yang disebabkan oleh kecelakaan, sementara ada juga perusahaan asuransi yang tidak meng-cover kematian yang disebabkan oleh penyakit yang kronis.

Bunuh diri

Bila si pemegang polis asuransi ditemukan meninggal dunia dikarenakan bunuh diri, maka pihak perusahaan asuransi juga bisa menolak klaim yang diajukan oleh keluarga atau penerima manfaat asuransi. Ini karena bunuh diri dianggap sebagai tindakan penghilangan nyawa yang disengaja sehingga hampir tidak ada perusahaan asuransi yang mau meng-cover kematian yang disebabkan oleh bunuh diri ini.

Kematian karena ulah sendiri

Kematian yang disebabkan oleh ulah sendiri di sini berbeda dengan bunuh diri. Maksudnya adalah bila bunuh diri dilakukan dengan sadar, maka kematian karena ulah diri sendiri disebabkan oleh kelalaian atau suatu perbuatan berbahaya yang bisa menyebabkan kematian, meski si pemegang polis tidak berniat untuk bunuh diri.

Misalnya saja kematian yang disebabkan oleh kecelakaan akibat ugal-ugalan. Selain kecelakaan akibat ugal-ugalan ini, kematian yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat juga bisa dianggap sebagai kematian akibat ulah sendiri, misalnya karena kebiasaan mengonsumi makanan dan minuman yang berbahaya secara sadar.

Waktu kematian yang terlalu dekat dengan waktu disetujui pengajuan asuransi

Ada juga perusahaan asuransi yang menolak pengajuan klaim asuransi kematian yang terjadi hanya selang beberapa bulan setelah disetujuinya asuransi. Ini karena mereka takut terjadi manipulasi atau semacam penipuan untuk mendapatkan uang tanggungan asuransi jiwa.

Lalu apa yang bisa dilakukan ketika pengajuan asuransi jiwa ditolak padahal tidak terjadi kesalahan apapun? Biasanya keluarga pemegang polis atau si penerima manfaat bisa mengajukan gugatan secara hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut.

mediaLAINNYASiapa yang tidak akan kecewa dan hancur hatinya ketika hendak mengajukan klaim asuransi jiwa namun ternyata kemudian ditolak oleh perusahaan asuransi. Ya, meski kita melakukan pembayaran premi dengan tepat setiap bulannya, perusahaan asuransi masih bisa menolak pengajuan klaim yang dilakukan. Tentunya, penolakan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi ini ada...Media kumpulan artikel informasi dan tips