Panasnya cuaca di ibukota dengan hiruk pikuk kendaraan yang berbaris panjang serta polusi udara yang seolah tidak ada habisnya memang bisa membuat siapa pun merasa sumpek. Setelah lelah bekerja seharian di kantor, rumah adalah tujuan utama untuk pulang sekaligus menenangkan diri. Nikmatnya bersantai di rumah sambil menikmati seduhan teh panas yang tersedia di atas meja ruang tamu di rumah Anda pastinya akan selalu menjadi pilihan. Apalagi jika rumah Anda selalu terasa sejuk. Wah, waktu bersantai tentunya akan menjadi hal yang selalu ditunggu-tunggu.

Memasang AC di rumah memang selalu menjadi pilihan untuk membuat rumah terasa sejuk. Padahal, tahukah Anda jika dari segi arsitektur, ada cara lain yang lebih alami untuk menghadirkan nuansa sejuk di dalam rumah

rumah ramah lingkungan
                         rumah ramah lingkungan

meski tanpa AC? Yap, dengan pengaturan seperti ini, Anda tidak perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar biaya AC bulanan dan juga tidak perlu menyumbang pemanasan global karena freon dari AC! Bagaimana caranya menjadikan rumah kira rumah ramah lingkungan?

  1. Membuat rongga di bawah atap. Biasanya, panas dari matahari akan terpapar di atap rumah untuk selanjutnya diteruskan ke dalam interior rumah. Inilah yang kemudian akan membuat rumah terasa panas meski udara di luar sedang dingin; sebab hawa panas di dalam tidak bisa keluar dan tetap terperangkap di dalam ruangan. Untuk itu, ketika membangun rumah, cobalah untuk membuat rongga di bawah atap untuk mengusir radiasi panas dari dalam loteng. Rongga ini juga membantu pertukaran sirkulasi udara sehingga udara di dalam rumah menjadi lebih sejuk.
  2. Memasang tanaman hijau di sudut ruangan. Tanaman hijau membuat ruangan menjadi lebih asri dan juga alami dengan sentuhan hijaunya. Seperti yang sudah Anda ketahui, tanaman bisa menyerap karbondioksida di dalam ruangan dan mengubahnya menjadi oksigen. Untuk itu, tanaman hijau ini akan sangat membantu keberadaannya karena mengubah udara di dalam ruang menjadi lebih segar.
  3. Membuat lubang ventilasi di bagian eksterior rumah. Lubang ventilasi ini bisa dibuat di langit-langit dinding yang berhubungan langsung dengan eksterior rumah. Lubangnya tentu saja tidak perlu terlalu besar—yang penting cukup untuk membuat udara bisa keluar masuk agar udara di dalam ruangan tidak panas.
  4. Meninggikan plafon rumah. Plafon rumah yang cukup tinggi, yakni sekitar dua meter atau lebih akan membuat ruangan menjadi lebih sejuk. Pasalnya, dengan plafon yang tinggi, udara bisa dengan leluasa mengisi ruang sela di hunian Anda dan juga membuat panas dari luar bisa dialirkan lagi ke luar. Tidak heran jika plafon yang tinggi selalu menjadi pilihan seseorang ketika hendak menciptakan rumah yang sejuk.

Itu dia empat hal yang bisa Anda lakukan untuk menciptakan rumah yang sejuk meski tanpa bantuan AC. Tertarik untuk merenovasi rumah Anda dan menerapkan hal di atas? Selamat mencoba!

mediaUncategorizedartikel arsitektur,desain rumah,rumah ramah lingkunganPanasnya cuaca di ibukota dengan hiruk pikuk kendaraan yang berbaris panjang serta polusi udara yang seolah tidak ada habisnya memang bisa membuat siapa pun merasa sumpek. Setelah lelah bekerja seharian di kantor, rumah adalah tujuan utama untuk pulang sekaligus menenangkan diri. Nikmatnya bersantai di rumah sambil menikmati seduhan teh...Media kumpulan artikel informasi dan tips