Setiap negara memiliki organsisasi yang menjalankan IT Infrastructure. Kualitas IT Infrastructure ini juga memengaruhi kecepatan internet. Nah, untuk memiliki kualitas IT Infrastructure yang baik, tentunya dibutuhkan sejumlah biaya yang tidak sedikit. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa harga internet di Indonesia cukup tinggi. Selain mahal, kecepatan internet di Indonesia juga masih tergolong lambat jika dibandingkan dengan negara maju. Buktinya, dibandingkan dengan Korea Selatan yang sudah memasuki era 5G, di sini masih banyak yang belum

internet
internet

menggunakan 4G. Inilah alasannya mengapa internet masih sulit untuk dijadikan solusi menghadapi tantangan bisnis dimasa depan.

Namun, jangan langsung menyalahkan operator, ya. Harga internet yang mahal dan koneksi internet yang lambat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni sebagai berikut. (source: hipwee)

  • Kondisi geografis Indonesia

Biaya infrastruktur juga dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu negara. Sedangkan, Indonesia memiliki kondisi geografis yang terdiri dari banyak bukit dan lembah. Nah, kondisi geografis seperti ini menjadi tantangan tersendiri untuk perusahaan provider. Sebab, ketika ingin mendirikan sebuah tower di daerah perbukitan, mereka harus menyiapkan biaya lebih untuk mengakses daerah tersebut karena biasanya di lokasi tersebut masih minim infrastruktur. Hal ini yang menjadi alasan mengapa harga internet di tiap-tiap daerah berbeda.

  • BHPF yang tinggi

BHPF atau Biaya Hak Penggunaan Frekuensi merupakan biaya yang harus dibayarkan kepada pemerintah untuk setiap penggunaan frekuensi. Jumlahnya tentu tidak sedikit. Bisa dibayangkan provider seperti Smarfren harus membayar Rp242 M untuk 3 tahun, sedangkan PT Telkom harus membayar biaya yang mencapai triliyunan. Mungkin hal ini juga memengaruhi harga internet pada pasaran.

  • Biaya lebih untuk akses website luar negeri

Untuk mengakses website luar negeri, ternyata dibutuhkan biaya lebih. Padahal, banyak orang yang setiap harinya perlu mengakses situs-situs luar seperti Google, Youtube, Twitter, dan masih banyak lainnya. Namun ternyata, harga server lokal juga tidak murah, sehingga banyak website lokal yang memilih untuk menggunakan server luar negeri.

  • Masih perlu membenahi kecepatan

Terlepas dari harga internet yang mahal, Indonesia masih perlu berbenah untuk soal kecepatan. Namun hal ini masih dimaklumi, sebab masih banyak negara lain yang kecepatan internetnya lebih rendah dibandingkan Indonesia, bahkan kurang dari 1 Mbps.

Sekarang sudah tahu kan, mengapa internet Indonesia harganya relatif mahal dan masih cenderung lamban? (Rima)

 

mediaUncategorizedinternet indonesia,internet lemot,jaringan internetSetiap negara memiliki organsisasi yang menjalankan IT Infrastructure. Kualitas IT Infrastructure ini juga memengaruhi kecepatan internet. Nah, untuk memiliki kualitas IT Infrastructure yang baik, tentunya dibutuhkan sejumlah biaya yang tidak sedikit. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa harga internet di Indonesia cukup tinggi. Selain mahal, kecepatan internet di...Media kumpulan artikel informasi dan tips