Kehamilan adalah berita paling membahagiakan untuk setiap pasangan yang telah menikah. Apalagi ketika dokter menginfokan bahwa tidak hanya satu janin yang ada di dalam kandungan, melainkan dua. Artinya, Anda sedang mengandung bayi kembar. Wah, rasanya pasti sangat bahagia sekali, kan? Terlepas dari beragam komplikasi yang bisa terjadi saat hamil kembar, dan berbagai kesulitan yang mungkin kamu hadapi selama kehamilan, berita ini tetap saja berita membahagiakan.

Akan tetapi, bagi Anda yang belum pernah hamil baik satu anak maupun hamil kembar, mungkin terkadang

kehamilan kembar
kehamilan kembar

bertanya-tanya. Pertanda apa saja yang bisa dijadikan sebagai ciri hamil anak kembar? Tidak hanya itu, seberapa besar sih perbedaan kehamilan kembar dengan kehamilan satu anak? Nah, untuk lebih jelasnya, langsung saja yuk kita bahas!

  1. Jumlah janin

Hal pertama yang membedakan, jelas saja adalah jumlah janin. Pada kehamilan kembar, ada minimal 2 janin dalam kandungan. Jumlah janin ini bahkan bisa lebih pada beberapa kehamilan, seperti kehamilan 3 atau lebih. Bahkan ada juga yang pernah mengalami kehamilan 9 anak. Tentunya, semakin banyak jumlah janin akan semakin berisiko bagi kehidupan janin dalam kandungan. Meskipun begitu, dengan kecanggihan teknologi dan ilmu medis yang semakin hebat membuat kehamilan dengan banyak anak ini cukup banyak yang berhasil selamat.

  1. Komplikasi

Sebenarnya, semua kehamilan bisa berisiko mengalami berbagai komplikasi, seperti hipertensi, diabetes gestasional, placenta abruption, preeklampsia, dan beberapa komplikasi lain. Namun, ketika Anda hamil kembar, maka risiko berbagai komplikasi ini akan meningkat hingga dua kali lipat. Itulah sebabnya, untuk kehamilan kembar akan membutuhkan pantauan dokter kandungan lebih intensif dibandingkan dengan kehamilan satu anak.

  1. Kebutuhan nutrisi

Ada dua janin yang harus Anda penuhi nutrisinya, jadi tentu saja Anda akan membutuhkan lebih banyak nutrisi lagi selama masa kehamilan. Meskipun begitu, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi berbagai jenis makanan secara berlebihan. Sebab Anda tetap harus memperhatikan berat badan Anda maupun janin dalam kandungan untuk menghindari risiko obesitas.

  1. Persalinan

Pada persalinan normal, umumnya Anda akan melahirkan pada usia kandungan 37 minggu atau lebih. Selain itu, jika tidak terdapat masalah Anda akan bisa melakukan persalinan secara normal saat hamil satu anak. Sementara, pada kehamilan kembar hal ini akan sulit. Seringkali kehamilan kembar harus menjalani proses persalinan prematur dengan operasi caesar. Tidak hanya itu, bayi kembar ini juga sering kali belum memiliki organ tubuh yang sempurna saat proses persalinan sehingga harus melewati proses perawatan sebelum dibawa pulaang ke rumah.

Memiliki bayi kembar memang sangat menggemaskan. Namun ternyata, ada hal yang cukup berat yang harus Anda lalui selama masa kehamilan. Meskipun begitu, berapapun anak yang diberikan adalah sebuah anugerah yang tidak boleh Anda sia-siakan. (Vita)

mediaLAINNYAjanin kembar,kehamilan kembar,masa kehamilanKehamilan adalah berita paling membahagiakan untuk setiap pasangan yang telah menikah. Apalagi ketika dokter menginfokan bahwa tidak hanya satu janin yang ada di dalam kandungan, melainkan dua. Artinya, Anda sedang mengandung bayi kembar. Wah, rasanya pasti sangat bahagia sekali, kan? Terlepas dari beragam komplikasi yang bisa terjadi saat hamil...Media kumpulan artikel informasi dan tips