Anda yang terbiasa mengendarai mobil berukuran besar atau berbobot berat seperti Mitsubishi Canter mungkin tidak pernah atau jarang mengalami aquaplaning. Namun, bagi pengendara mobil kecil, kondisi ini termasuk sering terjadi. Apalagi jika mobil yang digunakan memiliki bobot yang cukup ringan, maka kemungkinan aquaplaning terjadi akan semakin besar. Sebab, mobil yang berbobot ringan cenderung akan terangkat pada saat melaju, apalagi jika dalam kecepatan tinggi.

Namun, pernahkah Anda berpikir apa sebenarnya yang menyebabkan aquaplaning bisa terjadi? Apa iya hanya karena bobot kendaraan terlalu ringan maka Anda pasti akan mengalaminya ketika berkendara saat hujan? Nah,

aquaplaning
aquaplaning

supaya tidak penasaran lagi, yuk kita bahas saja bagaimana aquaplaning bisa terjadi yang diambil dari situs mobil123.com.

Aquaplaning pada umumnya terjadi pada kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi pada saat melewati genangan air. Kecepatan yang tinggi tersebut membuat jumlah air yang berkumpul di depan mobil melebihi kemampuan ban untuk membuang air ke belakang. Air yang gagal terbuang ini kemudian akan membentuk lapisan tipis di jalan yang berada di antara ban dengan permukaan jalan. Lapisan tipis inilah yang akan membuat ban tidak dapat menapak di jalan.

Dalam kondisi mobil yang normal, ban yang bagus, serta permukaan jalan yang baik, mobil keluarga (mobil pribadi) pada umumnya akan aman dari risiko aquaplaning jika melaju dengan kecepatan 88 km/jam saat hujan. Namun, aquaplaning bisa saja tetap terjadi meskipun sudah melaju dengan kecepatan tersebut jika ada salah satu kondisi yang tidak tercapai. Biasanya, karena ban yang sudah aus atau permukaan yang licin akibat adanya tumpahan minyak dan zat lain yang cukup licin.

Lalu, bagaimana hubungan aquaplaning dengan bobot kendaraan?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kendaraan dengan bobot ringan umumnya akan melayang jika dikendarai dengan kecepatan tinggi. Ketika melewati genangan air, mobil tersebut sudah berada dalam kondisi tidak menapak sempurna dengan permukaan jalan sehingga kemungkinan mobil melaju di atas permukaan air akan semakin besar. Itulah sebabnya, untuk Anda yang mengendarai mobil seperti ini, ada baiknya jika lebih mengatur kecepatan khususnya saat hujan. (Vita)

mediaLAINNYAaquaplaning,artikel otomotifAnda yang terbiasa mengendarai mobil berukuran besar atau berbobot berat seperti Mitsubishi Canter mungkin tidak pernah atau jarang mengalami aquaplaning. Namun, bagi pengendara mobil kecil, kondisi ini termasuk sering terjadi. Apalagi jika mobil yang digunakan memiliki bobot yang cukup ringan, maka kemungkinan aquaplaning terjadi akan semakin besar. Sebab, mobil...Media kumpulan artikel informasi dan tips